Pertanyaan yang Sering Diajukan (Frequently Answer Question)
Data yang ada di sini diperoleh lewat metodologi berjenjang. Data awal diambil dari link berita mengenai ancaman/dituntut/divonis dengan pidana mati dengan menggunakan pencarian google. Selain lewat pencarian google, data ini juga bersumber dari database yang dikelola oleh Reprieve dalam rangka kerja melakukan monitoring kasus pidana mati. Selanjutnya, verifikasi data dilakukan dengan melacak setiap kasus pada Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) di Pengadilan Negeri dan dokumen putusan yang tersedia di situs Direktori Putusan.
Keseluruhan data ini berhasil dikumpulkan berkat kerja keras para enumerator yang merupakan relawan LBHM. Adapun nama-nama enumerator tersebut di antaranya:
- Daniel Rivaldo Purba, Fakultas Hukum, Universitas Pamulang
- Dararima Sani, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Indonesia
- Ignatius Loyola Iswaradatta Prasetio, Fakultas Hukum, Universitas Gadjah Mada
- Melyana Saputri, Fakultas Hukum, Universitas Indonesia
Secara umum, kalian dapat mengetahui pemetaan kasus pidana mati di Indonesia. Secara khusus, kalian dapat mengetahui tren kasus pidana mati, demografi terpidana mati (kewarganegaraan, jenis kelamin, pendidikan, usia, perkara, dan lainnya), juga geografi kasus pidana mati yang bisa dilihat dari Pengadilan mana saja yang paling banyak menjatuhkan vonis pidana mati.
Selama bertahun-tahun, informasi mengenai kasus hukuman mati di Indonesia tersebar, tidak konsisten, dan sulit diakses oleh publik. Bahkan data resmi pemerintah seringkali berbeda antar lembaga, kurang diperbarui, atau tidak transparan.
Sebagai organisasi bantuan hukum yang berkomitmen pada keadilan, hak asasi manusia, dan transparansi, kami percaya bahwa masyarakat berhak mengetahui fakta yang sebenarnya. Oleh karena itu, kami membangun database independen, akurat, dan terverifikasi mengenai hukuman mati di Indonesia.
Berikut 5 alasan mengapa kalian perlu membaca database kasus pidana mati di Indonesia milik LBHM ini:
- Data Terpadu dan Transparan: Melalui database ini, kami mengumpulkan data dari berbagai sumber, resmi maupun alternatif, dan menyusunnya secara sistematis agar mudah dipahami oleh semua orang.
- Akurat dan Terverifikasi: Setiap entri dalam database kami telah melalui proses verifikasi berlapis, termasuk pengecekan silang dengan dokumen putusan pengadilan, laporan masyarakat sipil, laporan tahunan pemerintah, dan pemberitaan media. Data ini tidak mewakili, tetapi kami mencatat berdasarkan bukti.
- Menempatkan Manusia di Balik Angka: Kami tidak hanya menyajikan statistik. Tapi di balik setiap kasus, ada nama, ada latar belakang, dan ada cerita. Database ini bisa membantu masyarakat untuk melihat skala masalah secara lebih menyeluruh terkait dimensi kemanusiaan dari kasus hukuman mati, bukan sekadar angka.
- Alat Advokasi dan Edukasi: Apakah Anda seorang jurnalis, akademisi, mahasiswa, pembuat kebijakan, maupun warga biasa? Database ini bisa membantu Anda memahami kompleksitas lingkup ketetapan, dan dampaknya bagi sosial. Database ini adalah sumber yang dapat diandalkan bagi Anda untuk melakukan advokasi dan kampanye kebijakan.
- Mendorong Akuntabilitas dan Transparansi Negara: Ketika data resmi milik pemerintah tak konsisten, pada akhirnya masyarakat membutuhkan sumber independen yang bisa digunakan untuk memantau transparansi dan pertanggungjawaban negara terhadap pelaksanaan hukuman mati. Database ini hadir untuk mengisi kekosongan tersebut.
Untuk mendapatkan informasi mengenai ringkasan pemetaan kasus pidana mati di Indonesia, kalian bisa mengakses halaman paling awal atau “Beranda”. Jika kalian ingin mencari informasi lebih spesifik terkait kasus-kasus pidana mati di Indonesia, kalian bisa mengakses menu “Daftar Kasus”. Jika kalian ingin mengetahui bagaimana metodologi pengumpulan data ini dilakukan atau siapa saja yang terlibat dalam proses ini, kalian bisa mengakses menu “FAQ”.